Nusantara

Usai Idul Adha, Menu Berbasis Daging Jadi Primadona Hidangan Makan Keluarga

107
×

Usai Idul Adha, Menu Berbasis Daging Jadi Primadona Hidangan Makan Keluarga

Sebarkan artikel ini

Nusantara2.Co – Momen Idul Adha tak hanya identik dengan ibadah kurban, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan melalui berbagai sajian lezat yang terbuat dari daging sapi dan kambing. Setelah prosesi pemotongan hewan kurban selesai, aroma rempah dan daging mulai menguar dari dapur-dapur rumah warga.

Menu seperti gulai kambing dengan kuah santan kental, sate kambing berbumbu kecap, dan sop iga sapi menjadi andalan keluarga Indonesia di hari-hari setelah Idul Adha. Selain menggugah selera, makanan-makanan ini juga menjadi simbol kebersamaan saat keluarga besar berkumpul.

“Setiap tahun setelah Idul Adha, kami sekeluarga selalu memasak gulai dan sate. Rasanya belum lengkap kalau belum menyantap dua menu itu,” ujar Ibu Rina, warga Palembang.

Bukan hanya di rumah, para penjual makanan pun ikut kebanjiran pesanan. Restoran dan warung sate ramai dikunjungi pembeli yang ingin menikmati olahan daging kurban dengan cara praktis.

Selain menu utama, olahan seperti dendeng, empal gepuk, hingga rendang juga menjadi stok favorit untuk dimakan berhari-hari. Kreativitas ibu rumah tangga diuji saat harus menyulap daging menjadi variasi menu agar keluarga tidak bosan.

Ahli gizi menyarankan agar konsumsi daging tetap diimbangi dengan sayuran dan buah. “Daging kurban adalah sumber protein yang baik, tapi penting untuk diolah dengan cara sehat dan dikonsumsi secukupnya,” ujar dr. Lestari, ahli gizi dari RS Muhammadiyah Palembang.

Dengan semangat berbagi dan kebersamaan, momen pasca Idul Adha pun terasa hangat—bukan hanya karena kebersamaan, tapi juga karena nikmat.(***)