Nusantara2.Co – Suasana berbeda terasa bagi jajaran dosen Jurusan Manajemen Informatika (MI) Politeknik Negeri Sriwijaya saat mereka meninggalkan rutinitas kampus dan menantang alam dalam kegiatan bertajuk Out of Bounds.
Kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan dan menyatu dengan potensi wisata daerah.
Perjalanan dimulai dari Palembang menuju Muara Enim pada Sabtu, 18 April 2026. Sebelum tiba di lokasi utama, rombongan menyempatkan diri bersilaturahmi di kediaman orang tua Ketua Jurusan MI, Ir. H. Sony Oktapriandi, M.Kom.
Suasana hangat langsung terasa melalui jamuan makan siang khas daerah, menghadirkan keakraban yang memperkuat hubungan antar dosen.
Petualangan sesungguhnya dimulai saat rombongan tiba di Air Terjun Bedegung.
Keindahan air terjun yang megah dan suasana alam yang asri menjadi pembuka sebelum adrenalin benar-benar diuji. Setelah beristirahat sejenak, para dosen menikmati segarnya aliran air alami di antara bebatuan eksotis.
Namun, puncak kegiatan terjadi saat mereka menjajal arung jeram di Sungai Enim. Derasnya arus dan tantangan jeram menjadi pengalaman tak terlupakan.
Menariknya, semangat tidak hanya ditunjukkan oleh dosen muda, tetapi juga oleh dosen purnabakti, Ridwan Effendi, S.E., M.Si., yang tetap berani menaklukkan arus sungai.
“Saya sangat senang. Kegiatan ini membuat kami lebih kompak sekaligus menyegarkan pikiran dari rutinitas,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Ketua Jurusan MI Polsri, Sony Oktapriandi, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai lebih dari sekadar wisata. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari observasi lapangan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.
Dukungan pun datang dari Pemerintah Daerah setempat. Kepala Dinas Pariwisata Muara Enim, Kandar Budison, memberikan sambutan hangat dengan pelayanan maksimal, termasuk sajian kuliner khas yang menambah kesan mendalam bagi rombongan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin ke depan. Sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dinilai mampu melahirkan inovasi dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan dan keberanian menembus batas, para dosen MI Polsri membuktikan bahwa kolaborasi dan kekompakan dapat terbangun tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah derasnya arus alam.(so426)
Nusantara2.Co – Suasana berbeda terasa bagi jajaran dosen Jurusan Manajemen Informatika (MI) Politeknik Negeri Sriwijaya saat mereka meninggalkan rutinitas kampus dan menantang alam dalam kegiatan bertajuk Out of Bounds.
Kegiatan ini bukan sekadar rekreasi, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan dan menyatu dengan potensi wisata daerah.
Perjalanan dimulai dari Palembang menuju Muara Enim pada Sabtu, 18 April 2026. Sebelum tiba di lokasi utama, rombongan menyempatkan diri bersilaturahmi di kediaman orang tua Ketua Jurusan MI, Ir. H. Sony Oktapriandi, M.Kom.
Suasana hangat langsung terasa melalui jamuan makan siang khas daerah, menghadirkan keakraban yang memperkuat hubungan antar dosen.
Petualangan sesungguhnya dimulai saat rombongan tiba di Air Terjun Bedegung.
Keindahan air terjun yang megah dan suasana alam yang asri menjadi pembuka sebelum adrenalin benar-benar diuji. Setelah beristirahat sejenak, para dosen menikmati segarnya aliran air alami di antara bebatuan eksotis.
Namun, puncak kegiatan terjadi saat mereka menjajal arung jeram di Sungai Enim. Derasnya arus dan tantangan jeram menjadi pengalaman tak terlupakan.
Menariknya, semangat tidak hanya ditunjukkan oleh dosen muda, tetapi juga oleh dosen purnabakti, Ridwan Effendi, S.E., M.Si., yang tetap berani menaklukkan arus sungai.
“Saya sangat senang. Kegiatan ini membuat kami lebih kompak sekaligus menyegarkan pikiran dari rutinitas,” ungkapnya dengan penuh semangat.
Ketua Jurusan MI Polsri, Sony Oktapriandi, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki nilai lebih dari sekadar wisata. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari observasi lapangan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah.
Dukungan pun datang dari Pemerintah Daerah setempat. Kepala Dinas Pariwisata Muara Enim, Kandar Budison, memberikan sambutan hangat dengan pelayanan maksimal, termasuk sajian kuliner khas yang menambah kesan mendalam bagi rombongan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin ke depan. Sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dinilai mampu melahirkan inovasi dalam pengembangan pariwisata yang berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan dan keberanian menembus batas, para dosen MI Polsri membuktikan bahwa kolaborasi dan kekompakan dapat terbangun tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga di tengah derasnya arus alam.(so426)













