Nusantara2.Co – Setelah vakum selama beberapa tahun, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang kini kembali berstatus bandara internasional.
Kabar baik ini datang seiring dengan dibukanya rute penerbangan internasional harian oleh maskapai berbiaya hemat terbaik dunia versi Skytrax, AirAsia Malaysia (AK), dari Kuala Lumpur ke Palembang.
Momentum ini menjadi angin segar bagi sektor pariwisata dan perekonomian Sumatera Selatan.
Wakil Gubernur Sumsel, H. Cik Ujang menyambut positif langkah strategis ini.
“Dengan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 51,85% pada 2024, kita optimistis akan ada lonjakan signifikan dalam waktu dekat. Konektivitas ini membuka banyak peluang,” ungkapnya.
Sementara itu, CEO AirAsia Malaysia, Dato’ Captain Fareh Mazputra, menyebut Palembang sebagai destinasi strategis.
“Permintaan tinggi, terutama saat Balik Kampung Idul Fitri dan Idul Adha, membuat Palembang menjadi prioritas. Rute ini tak hanya mempererat hubungan keluarga dan budaya, tapi juga menjadi pintu masuk investasi dan pariwisata,” jelasnya.
Palembang Kian Terhubung Internasional
Dengan dibukanya rute ini, AirAsia kini melayani 15 destinasi di Indonesia, dari Jakarta, Bali, Medan, hingga kota-kota wisata seperti Labuan Bajo dan Lombok. Kini, Palembang masuk dalam peta konektivitas internasional dan siap bersaing sebagai destinasi utama wisatawan Malaysia dan mancanegara.
Pertumbuhan ekonomi Sumsel yang mencapai 5,03% pada 2024 pun dinilai akan semakin terdongkrak.
Industri pengolahan, perdagangan, hingga transportasi dan logistik menjadi sektor unggulan. Dari sisi Malaysia, Kuala Lumpur mencatat pertumbuhan 5,6%, dengan sektor jasa dan pariwisata sebagai motor utama.(***)













