Sumsel

Kolaborasi Spiritualitas dan Jurnalisme, Pengajian Perdana Wartawan Dakwah 789 Resmi Digelar di Palembang

86
×

Kolaborasi Spiritualitas dan Jurnalisme, Pengajian Perdana Wartawan Dakwah 789 Resmi Digelar di Palembang

Sebarkan artikel ini

Nusantara2.Co – Semangat dakwah dan penguatan spiritualitas mewarnai atmosfer Masjid Al Ihsan, Sialang, Palembang, saat Pengajian Perdana Wartawan Dakwah 789 Sumatera Selatan resmi digelar, Minggu pagi (6/7/2025). Kegiatan ini menjadi tonggak awal sinergi antara dunia jurnalisme dan dakwah Islamiyah di Bumi Sriwijaya.

Sejak pukul 07.30 WIB, masjid yang berada di Jalan Anggrek RT.02, Kelurahan Sialang, Kecamatan Sako, itu mulai dipadati oleh jurnalis dari berbagai media. Mereka hadir bukan untuk berburu berita, tetapi untuk memperkuat ruhani dan memperdalam ilmu agama bersama sesama rekan seprofesi.

Kegiatan dimulai dengan sesi Tahsin Al-Qur’an yang dipandu langsung oleh Ustadz Alexander, S.Pd.I., Al Hafidz. Suasana hening dan khusyuk menyelimuti masjid selama dua jam sesi pembelajaran berlangsung, menjadi bukti semangat para wartawan dalam memperbaiki bacaan kitab suci.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi yang dipandu oleh M. Rofei Husin sebagai MC. Dalam laporannya, Ida Syahrul, Ketua Pengajian Wartawan Dakwah 789 Sumsel, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi nyata komitmen para jurnalis untuk menjadikan profesi mereka sebagai jalan dakwah.
“Kami berharap pengajian ini menjadi kegiatan rutin yang tak hanya memperkuat iman, tapi juga memperkuat peran wartawan sebagai penyambung pesan-pesan kebaikan,” ujarnya.

Sambutan penuh semangat juga disampaikan oleh H. Syahril Fauzi, Pimpinan Yayasan Wartawan 789 dan perwakilan dari Yayasan Satu Ihsan Palembang. Ia menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda keagamaan, melainkan langkah penting memperkuat ukhuwah Islamiyah di kalangan pewarta.
“Wartawan bukan hanya menyampaikan informasi, tapi juga bisa menjadi juru dakwah di tengah masyarakat,” tegasnya.

Wali Kota Palembang Drs. H. Ratu Dewa, yang berhalangan hadir, mengirimkan sambutan melalui Staf Ahli Bidang Keuangan dan Hukum, H. Edison, S.Sos., M.Si. Dalam sambutan yang dibacakan, Ratu Dewa mengapresiasi langkah para wartawan yang mengintegrasikan peran profesi dengan misi spiritual.
“Kami menyambut baik inisiatif ini. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk menghidupkan syiar Islam dengan cara yang relevan dan modern,” ungkap Edison sebelum membuka acara secara resmi.

Rangkaian pengajian dilanjutkan dengan Kajian Tafsir Al-Qur’an oleh Ustadz Ustman Arsyad, S.Ag., alumni Pesantren Darul Mustofa, Hadramaut, Yaman. Dengan penyampaian yang ringan namun mendalam, kajian tersebut disambut antusias para peserta hingga menjelang salat Dzuhur.

Acara ditutup dengan salat Dzuhur berjamaah pukul 12.10 WIB, menandai akhir dari pengajian perdana yang sarat makna ini.

Pengajian ini diharapkan menjadi agenda rutin dan menjadi salah satu pilar penguatan nilai-nilai keislaman di kalangan wartawan Sumsel. Wartawan tak hanya menulis realita, tetapi juga bisa menjadi bagian dari perubahan sosial melalui dakwah yang menyejukkan.(***)