Nusantara2.Co – Momen Hari Raya Idulfitri selalu menjadi angin segar bagi pelaku industri kue kering. Tak hanya perusahaan skala besar, industri rumahan hingga pelaku UMKM pun ikut kecipratan rezeki musiman yang mendongkrak pendapatan mereka secara signifikan.
Setiap tahunnya, kebutuhan masyarakat akan panganan khas Lebaran seperti nastar, kastengel, putri salju, dan aneka kue kering lainnya terus meningkat. Tidak heran jika industri ini selalu mengalami lonjakan permintaan menjelang Idulfitri.
“Kalau Lebaran, pesanan bisa naik sampai tiga kali lipat dibanding hari biasa,” ujar Rina (34), pemilik usaha kue rumahan di kawasan Ilir Barat, Palembang. Ia mengaku omzetnya melonjak drastis sejak awal Ramadan. “Alhamdulillah, ini momen yang kami tunggu-tunggu tiap tahun.”
Fenomena ini juga menciptakan peluang kerja musiman bagi banyak orang, mulai dari bagian produksi hingga pengemasan. Tak sedikit ibu rumah tangga dan pemuda setempat yang mendapat tambahan penghasilan dari industri ini.
Tak hanya memenuhi pasar lokal, banyak produsen kue kering yang kini merambah penjualan online, memanfaatkan platform digital untuk menjangkau pembeli hingga ke luar daerah.
Idulfitri bukan hanya momen kemenangan spiritual bagi umat Islam, tetapi juga momen emas bagi pelaku industri kue kering untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas pasar. Tradisi berbagi dan menjamu tamu dengan kue-kue lezat membuat roda ekonomi di sektor ini terus berputar kencang.(***)



