Nusantara.Co – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bergerak cepat menindaklanjuti rencana pembukaan kembali rute internasional di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang. Dalam peninjauan langsung yang dilakukan pada Rabu (30/4), Herman Deru menyatakan optimisme bahwa penerbangan langsung dari Palembang ke Malaysia dan Singapura akan segera terwujud.
Didampingi jajaran terkait, mulai dari Danlanud SMH Kolonel Pnb Zulfikri Arif Purba, anggota DPRD Sumsel H. Alfrenzi Panggarbesi, hingga pihak Angkasa Pura dan Imigrasi, Herman Deru mengecek secara rinci kesiapan infrastruktur bandara. Mulai dari fasilitas imigrasi, keamanan, hingga kenyamanan penumpang seperti pendingin ruangan dan ruang tunggu tak luput dari perhatian.
“Kita pastikan semua sarana dan prasarana dalam kondisi baik. Meskipun sempat satu tahun hanya melayani penerbangan domestik, tapi standar internasional tetap terjaga,” tegasnya.
Langkah nyata juga langsung diambil. Herman Deru berencana berkirim surat resmi kepada Menteri Perhubungan RI melalui Dirjen Perhubungan Udara untuk mempercepat proses administrasi maskapai, termasuk dari Lion Group.
Tak hanya itu, dirinya juga langsung menghubungi pimpinan Lion Group melalui sambungan telepon. Hasilnya, maskapai tersebut menyatakan kesiapannya membuka layanan penerbangan dari dan ke Palembang menuju Malaysia maupun Singapura.
“Dulu semua rute internasional dilayani maskapai asing. Sekarang kita ingin maskapai lokal seperti Lion Group ikut ambil bagian. Kita dorong ini segera berjalan,” katanya optimis.
Gubernur juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Menteri Perhubungan atas dukungan percepatan ini. Menurutnya, kehadiran kembali rute internasional tak hanya memudahkan akses warga, tapi juga menjadi pintu masuk kemajuan sektor pariwisata dan investasi Sumsel.
Dengan semangat kolaboratif, Herman Deru mengajak seluruh maskapai untuk segera menjadwalkan penerbangan luar negeri dari dan menuju Palembang. Ia yakin, dalam waktu dekat Bandara SMB II akan kembali menjadi gerbang internasional Sumatera Selatan.
(***)













