Nusantara2.Co – Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam di seluruh dunia kembali diingatkan untuk menunaikan berbagai amalan sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW. Salah satu yang sering kali luput dari perhatian adalah anjuran tidak makan sebelum melaksanakan salat Idul Adha, sebuah kebiasaan yang ternyata memiliki nilai spiritual mendalam.
Berbeda dengan Hari Raya Idul Fitri—di mana umat dianjurkan makan terlebih dahulu sebelum salat sebagai tanda berakhirnya puasa Ramadan—pada Idul Adha, Rasulullah SAW justru mencontohkan untuk menunda makan hingga selesai salat dan penyembelihan hewan kurban.
“Ini bukan sekadar perbedaan teknis,” ujar salah satu dai muda di Sumatera Selatan. “Menahan diri dari makan sebelum salat Idul Adha mengandung pesan ketundukan, kesiapan berkurban, dan kesabaran, sesuai dengan semangat Idul Adha yang meneladani Nabi Ibrahim dan Ismail.”.(***)













