Nusantara

Kemenag Perkuat Literasi Keagamaan Lewat Seleksi Ketat Buku Islam Digital

78
×

Kemenag Perkuat Literasi Keagamaan Lewat Seleksi Ketat Buku Islam Digital

Sebarkan artikel ini

Nusantara2.Co – Dalam upaya menghadirkan literasi keagamaan Islam yang bermutu dan bertanggung jawab, Kementerian Agama (Kemenag) RI melakukan seleksi ketat terhadap 64 buku umum keagamaan Islam sebelum diunggah ke platform digital Elektronik Literasi Pustaka Keagamaan Islam (Elipski). Kegiatan ini berlangsung di Jakarta, Kamis (10/4), melalui program bertajuk Review Buku Umum Keagamaan Islam.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Dr. Abu Rokhmad, menegaskan bahwa proses seleksi dilakukan dengan pendekatan peer review oleh para akademisi, pegiat literasi, dan tim ahli Kemenag. Ia menekankan bahwa kehadiran negara dalam proses ini bukan untuk membatasi kebebasan akademik, melainkan untuk menjamin tanggung jawab ilmiah dalam penyampaian pengetahuan keagamaan.

“Kebebasan akademik itu penting, tapi harus diimbangi dengan tanggung jawab akademik. Proses kurasi ini bertujuan agar karya-karya yang masuk Elipski dapat memberikan pemahaman Islam yang moderat, ilmiah, dan kontekstual,” ujarnya.

Abu juga menambahkan bahwa pemahaman sosial dan konteks keilmuan dari buku-buku yang direview menjadi perhatian utama tim kurasi. Hal ini penting untuk mencegah potensi penyebaran misinformasi atau konten yang bertentangan dengan prinsip moderasi beragama.

Melalui langkah ini, Kemenag berharap Elipski dapat menjadi rujukan digital terpercaya dalam penguatan literasi keagamaan masyarakat Indonesia, sekaligus menjaga ruang akademik yang sehat dan terbuka.(***)