Nusantara

Produksi Padi Tertinggi dalam 7 Tahun, Stok Beras Aman Jelang Idulfitri

78
×

Produksi Padi Tertinggi dalam 7 Tahun, Stok Beras Aman Jelang Idulfitri

Sebarkan artikel ini

Nusantara2.Co – Produksi padi nasional mencatatkan rekor tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan bahwa stok beras nasional dalam kondisi aman, terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 H.

Dalam konferensi pers usai rapat koordinasi bersama jajaran Kementerian Pertanian, BUMN, TNI, dan Polri di Jakarta, Senin (24/3/2025), Mentan mengungkapkan bahwa stok beras di Perum Bulog saat ini mencapai 2,2 juta ton. Jumlah ini merupakan yang tertinggi dalam tujuh tahun terakhir.

“Alhamdulillah, kita syukuri harga-harga di bulan suci Ramadan relatif stabil, dan stok beras di Bulog mencapai angka tertinggi dalam tujuh tahun terakhir. Produksi padi juga mencetak rekor dengan proyeksi mencapai 24,22 juta ton gabah kering giling (GKG) pada Januari-April 2025,” ujar Mentan Amran.

Lompatan Besar dalam Penyerapan Gabah

Pemerintah juga mencatat peningkatan signifikan dalam penyerapan gabah. Jika pada periode Januari-Maret 2024 Bulog hanya menyerap 35 ribu ton gabah, maka pada tiga bulan pertama tahun ini, penyerapan diperkirakan mencapai 700 ribu ton.

“Tahun lalu, total serapan selama setahun hanya sekitar 1 juta ton, sementara tahun ini kita menargetkan 3 juta ton gabah terserap pada bulan April atau Mei,” tambah Mentan.

Dengan realisasi penyerapan yang diperkirakan melebihi 2 juta ton dalam periode tersebut, stok beras nasional di Bulog akan semakin kuat. Mentan menegaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras bersama sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung swasembada pangan.

Antisipasi Kemarau dengan Pompanisasi

Menghadapi potensi dampak musim kemarau, pemerintah telah menggencarkan program pompanisasi. Strategi ini terbukti meningkatkan produksi padi lebih dari 2 juta ton pada periode Agustus-Desember 2024.

“Dengan strategi yang sama, kita optimis produksi padi tahun ini tetap terjaga dan ketersediaan beras nasional semakin kuat,” ujar Mentan.

Pemerintah berkomitmen untuk terus mengawal produksi pangan agar tetap optimal. Program cetak sawah baru dan optimalisasi lahan (Oplah) juga terus diperkuat untuk memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.

“Semoga dengan doa dan kerja keras bersama, swasembada pangan benar-benar bisa kita wujudkan,” pungkas Mentan Amran.(***)