Nusantara2.Co. Upaya meningkatkan kualitas pengasuhan dan pendidikan anak terus digalakkan melalui gerakan masif yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Dalam sebuah acara yang diadakan di Jakarta dan diikuti secara daring oleh TK Muslimat NU Pondok Cabe, Tangerang Selatan, para pihak menegaskan pentingnya kolaborasi untuk membangun karakter anak sejak dini.
Arifah, salah satu penggagas gerakan ini, menekankan bahwa pelibatan banyak pihak akan membuat inisiatif ini lebih luas dan berkelanjutan.
“Pelibatan banyak pihak diharapkan dapat membuat gerakan ini dilaksanakan secara masif dan berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh banyak anak dan keluarga di Indonesia,” ujar Arifah.
Gerakan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran keluarga dalam pengasuhan dan pendidikan anak. Melalui keterlibatan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, organisasi keagamaan, dunia usaha, media massa, serta masyarakat, diharapkan hak anak atas pendidikan berkualitas dapat terpenuhi.
Lebih dari sekadar program Ramadan, Arifah menegaskan bahwa gerakan ini harus menjadi kebiasaan sehari-hari di rumah.
“Kami berharap gerakan ini tidak hanya berlangsung selama Ramadan, tetapi dapat menjadi kebiasaan sehari-hari bagi keluarga di rumah. Tujuannya adalah membangun karakter anak yang positif dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.
Dengan adanya sinergi dari berbagai pihak, diharapkan gerakan ini dapat memberikan dampak nyata dalam menciptakan generasi yang berdaya dan berakhlakmulia.(***)













