Banyuasin

Sekda Banyuasin Ajak Cabor Lebih Kreatif, Turnamen Rutin Jadi Kunci Lahirkan Atlet Berprestasi

16
×

Sekda Banyuasin Ajak Cabor Lebih Kreatif, Turnamen Rutin Jadi Kunci Lahirkan Atlet Berprestasi

Sebarkan artikel ini

Nusantara2.Co – Pemerintah Kabupaten Banyuasin terus mendorong kemajuan dunia olahraga daerah melalui sinergi dan kreativitas para pengurus cabang olahraga (cabor).

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Banyuasin, Ir. Erwin Ibrahim, S.T., M.M., M.B.A., IPU., ASEAN.Eng dalam kegiatan silaturahmi pengurus cabang olahraga se-Kabupaten Banyuasin yang digelar di Ruang Rapat Sekda, Rabu (11/3/2026).

Kegiatan ini menjadi forum penting untuk memperkuat koordinasi sekaligus membahas strategi pembinaan atlet dan pengembangan olahraga di Kabupaten Banyuasin.

Dalam arahannya, Sekda menegaskan bahwa kreativitas pengurus cabor sangat dibutuhkan agar pembinaan atlet tetap berjalan meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

“Ada cabang olahraga yang kreatif. Tanpa menunggu dukungan dari siapa pun, mereka tetap menyelenggarakan turnamen. Ini bagus, karena semakin banyak lomba atau turnamen, semakin banyak pula atlet yang akan tumbuh dan berkembang,” ujar Erwin Ibrahim.

Menurutnya, salah satu tantangan terbesar dalam pembinaan olahraga adalah minimnya kompetisi atau turnamen yang digelar. Kondisi tersebut membuat ruang bagi atlet untuk mengasah kemampuan menjadi terbatas.

“Kalau sedikit sekali lomba atau turnamen, tentu akan sulit mencari atlet berprestasi. Turnamen adalah wadah untuk melahirkan atlet-atlet baru,” jelasnya.

Sekda juga menekankan bahwa Banyuasin sebenarnya memiliki banyak wadah untuk melahirkan atlet potensial, baik melalui KONI, HCI, maupun Korpri, yang dapat menjadi ruang pembinaan sekaligus kompetisi bagi para atlet daerah.

Namun demikian, ia mengakui bahwa sebagian besar cabang olahraga masih menghadapi kendala dalam hal pendanaan dan dukungan sponsor.

“Seringkali kendalanya adalah sponsorship. Kalau tidak ada dukungan dana, kegiatan sulit berjalan,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuasin mendorong penyelenggaraan kegiatan olahraga yang lebih terencana dan mampu menarik minat dunia usaha untuk ikut berpartisipasi sebagai sponsor.

Salah satu langkah strategis yang didorong adalah penyusunan agenda olahraga tahunan yang terstruktur.

Dengan jumlah sekitar 40 cabang olahraga di Banyuasin, Sekda berharap setiap bulan dapat digelar beberapa turnamen secara bergiliran.

“Kalau disusun agenda tahunan, misalnya dalam satu bulan ada empat turnamen dari cabang olahraga yang berbeda, maka kegiatan olahraga akan terus hidup. Ini juga bisa menarik perhatian perusahaan untuk menjadi sponsor,” katanya.

Melalui langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Banyuasin berharap setiap cabang olahraga dapat semakin mandiri, aktif menyelenggarakan kompetisi, serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di berbagai ajang olahraga.

Kegiatan silaturahmi ini juga menjadi momentum bagi para pengurus cabang olahraga untuk bertukar gagasan, memperkuat koordinasi, serta menyusun strategi bersama dalam memajukan dunia olahraga di Kabupaten Banyuasin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala BKPSDM Banyuasin Ir. H. Izro Maita, M.Si, Kadis Diaspora Banyuasin Sirajuddin, S.Sos., M.Si, serta perwakilan berbagai cabang olahraga seperti KONI, PBVSI, Basket, Karate, IPSI, PSSI, NPCI, FGI, Taekwondo, Catur, Jujitsu, Tinju, ABTI, dan Woodball.(***)